Petugas Taman Nasional Gunung Leuser Beserta Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Saat Meninjau Lokasi Pembalakan Liar
Langkat, SiantarOnline.id - Petugas gabungan balai besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KEMENLHK) menggerebek lokasi yang diduga lokasi pembalakan liar, Selasa (23/05/2017).

Di lokasi petugas menemukan sejumlah pohon yang sudah ditebang. Petugas gabungan mendatangi sebuah lokasi yang diduga menjadi lokasi pembalakan liar di dalam kawasan taman nasional gunung leuser yang berada di desa telaga Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Untuk menuju lokasi petugas harus berjalan kaki selama hampir dua jam dengan kondisi jalan yang mendaki, di lokasi petugas menemukan sejumlah pohon yang sudah ditebang oleh para pembalak liar, namun petugas tidak menemukan satu orangpun di lokasi pembalakan.

Petugas kemudian melakukan olah tkp dengan mendata lokasi mennggunakan GPS dan mengamankan barang bukti pohon yang sudah ditebang.

Pohon yang ditebang oleh para pembalak liar ini merupakan jenis kayu durian hutan yang berumur sekitar 70 tahun dengan diameter batang 90 sentimeter.

Kepala Seksi Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser Wilayah III Sumatera Utara, Palbert Turnip menyatakan pihaknya memang telah mencurigai adanya aktifitas pembalakan liar di lokasi tersebut. Selanjutnya pihaknya akan mencari para pelaku dan akan membawanya ke jalur hukum.

Ia juga menjelaskan bahwa pohon-pohon yang ditebang oleh oknum tidak bertanggungjawab sudah berusia mencapai ratusan tahun.

"Usia Pohon sudah ratusan tahun, karena disinikan hawa dingin dan pertumbuhan pohon kan lama, dengan diameter sampai sembilan senti udah berusia ratusan tahun," ujarnya.

Patroli di dalam kawasan hutan taman nasional gunung leuser ini akan terus dilakukan selama beberapa hari ke depan untuk mengantisipasi keluarnya batang pohon yang sudah ditebang dari dalam hutan. (Red)

Posting Komentar

 
Top