Ustadz Hasan Basri Saat Berceramah pada Acara Haul Raja Siantar, Sang Naualuh Damanik Ke-146, Senin (24/04/2017)
Siantar, SiantarOnline.id - Raja Sang Naualuh Damanik adalah seorang pemimpin yang arif dan bijaksana, dan juga sangat terbuka kepada semua pendatang yang ingin bertempat tinggal serta berusaha di Pematangsiantar.

Fakta tersebut juga merupakan bukti bahwa Sang Naualuh sejak lama telah mengajarkan toleransi dan menghargai perbedaan terhadap sesama warga Pematangsiantar, walaupun etnik aslinya adalah suku Simalungun. Hal itu dikatakan Al-Ustadz, Drs. Hasan Basri Siregar dalam tauziahnya pada acara Haul Raja Sang Naualuh Damanik Ke-146 pada Senin (24/04/2017) malam di Kelurahan Simalungun, Kompleks Jerat Raja Siantar Pamatang.

Menurut Hasan Basri bahwa acara ini bertujuan untuk mengingatkan warga yang tinggal di kota Pematangsiantar untuk mengenang budi baik Raja Sang Naualuh serta ajarannya yang perlu diteladani generasi saat ini.

"Karena itu sangat wajar jika kita mendoakan Raja Sang Naualuh agar ditempatkan Allah SWT di tempat yang paling baik," ujarnya.

Ketua Panitia Haul Ke 146, Tuan Rudi Damanik, yang masih kerabat dekat Ahli Waris Raja Siantar menjelaskan, acara Haul ini digelar dengan mengundang 117 pengurus masjid yang ada di Kota Pematangsiantar.

"Kegiatan Haul ini adalah sebagai wujud dari keseimbangan antara budaya dan agama," katanya.

Selanjutnya pada sore hari, Panitia pun memberikan santunan kepada 100 anak yatim. (Red)

Posting Komentar

 
Top