Siantar, SiantarOnline24Jam - Terkait surat permohonan aliansi pedagang pasar tradisional yang di layangkan pada (19/03) dengan Nomor. 001/AP2T-PD.PHJ. PS.Tkr/PH.U/III/2016 kepada Dirut PD Pasar Horas Jaya (PHJ) Setia Siagian yang berisikan tentang permintaan para pedagang untuk menggelar audiensi membahas kenaikan tarif retribusi sebesar 150 persen.

Selasa (22/03) pagi, para pedagang yang sudah berkumpul di gedung 2 lantai III pasar horas menunggu kehadiran Setia Siagian selaku Dirut Pasar Horas Jaya menimbulkan ketegangan dikarenakan Setia Siagian tidak dapat hadir dalam pertemuan tersebut.

Pedagang yang mulai gerah dengan sikap Dirut yang tak kunjung hadir dalam audiensi, membuat tensi para pedagang semakin meningkat. Ketua aliansi pedagang pasar tradisional Agus Berlin Butar-Butar, menerangkan bahwa pedagang yang tergabung dalam naungan wilayah perusahaan daerah pasar horas jaya dan dwikora pematangsiantar menolak tegas kenaikan retribusi sebesar 150 persen karena dirasa kurang tepat, "Jelas kami menolak tegas kenaikan retribusi tersebut!", tegas Agus.

Kemudian pedagang mendatangi kantor PHJ untuk menjumpai Dirut namun mereka di hadang oleh pegawai PHJ yang bediri di depan pintu gerbang, melalui Kasubag Humas Dodi Sijabat mengatakan "Dirut lagi tidak ada di dalam kantor, Dirut lagi ada urusan ke luar", kata Dodi.

Pernyataan tersebut tidak membuat para pedagang percaya begitu saja, pedagang tetap bersikeras untuk dapat bertemu dengan Dirut "Dimana setia siagian, masih jam kerja kok tidak masuk kantor, dimana tanggung jawabmu sebagai pemimpin," teriak para pedagang.

Selang berapa menit kemudian salah seorang pedagang masih saja menyeruhkan suaranya "Turunkan setia siagian! tidak mampu dia, turunkan dia!." tutur para pedang pasar horas dan dwikora.

Dodi Sijabat mengutarakan bahwa "Kalau audiensi itu adalah perbincangan atau pendiskusian harus di lakukan oleh 4 atau 3 orang, namun kalau kalian sudah menyerang dengan membawa massa itu namanya menyerang dan ingin melakukan keributan." tutur Dodi selaku Kasubag Humas Pasar Horas Jaya itu.


Mendengar di tuding menyerang dan ingin melakukan keributan, pedagang tidak terima dan marah karena di tuduh seperti itu, pada dasarnya mereka tidak ada niat untuk mencari keributan atau semacam menyerang. Pedagang hanya ingin mendegar langsung dari Dirut bahwa tidak adanya realisasi tentang kenaikan retribusi yang di lakukan oleh PHJ. Agus kembali menegaskan. "Kami masih memikirkan langkah-langkah lain demi memperjuangkan masyarakat pedagang secara seluas-luasnya" tuturnya.


Agustina Tampubolon (54) selaku Direktur Keuangan pasar horas jaya, memberikan klarifikasi mengenai ketidakhadiran Dirut pada saat audiensi berlangsung. Dia meminta agar pedagang bersabar untuk menunggu surat balasan dari PD PHJ, karena harus menyesuaikan dengan jadwal Dirut yang sekarang ini sedang ada kegiatan di luar.

Berikut pernyataan klarifikasi Agustina Tampubolon :


Sumber : BeritaPekerja.com

Posting Komentar

 
Top